Download Aplikasi SantriLampung.
  • Bertaqwalah! sebab kita tidak tahu akan hidup sampai esok atau tidak.
    - Sauqi
  • Tafakurlah! temukan bekal untuk dibawa mati, kehidupan setelah mati Lama sekali.
    - Gusmuluk
  • Hisablah dirimu, Sebelum dihisab oleh Allah Taala. Hitung dosamu, bayangkan siksamu.
    - Hadits
  • Mati bukan untuk ditakuti tapi untuk disiapi, disikapi dengan ketaatan.
    - Mbah kholil
  • Dunia hanya beberapa saat, tidak terasa, tinggalkan kenangan yang baik.
    - saklarjiwa
KULTUM RAMADHAN

You may want to read this post:
  • Kriteria Guru Sejati
  • Syafaat paling Utama disisi Allah
  • Hindari curang dalam Kerja

Kelebihan Imam Syafi'i

2 min read
   14557    5146    14581

Keluasan ilmu pengetahuan dalam hal adab (sastra) dan nasab, yang setara dengan Al Hakam bin Abdul Muthalib. Rasulullah bersabda, "Hanya saja Bani Hasyim dan Bani Muthalib sama. " HR.Ibnu Majah, pembahasan tentang wasiat, bab "Qismah Al Khumus", hadits No. 2329'

Kekuatan menghafal Al Qur'an dan kedalaman pemahaman antara yang wajib dan sunah, serta kecerdasan terhadap seluruh disiplin ilmu yang ia miliki, yang tidak semua manusia dapat melakukannya.

Kedalaman ilmu tentang Sunnah, ia dapat membedakan antara Sunnah yarig shahih dan yang dha'if. Serta ketinggian ilmunya dalam hal ushul, mursal, maushul, serta perbedaan antara lafazh yang umum dan yang khusus.

Imam Ahmad bin Hambal berkata, Para ahli hadits {ashabul hadits) yang dipakai oleh Abu Hanifah tidak diperdebatkan sehingga kami bertemu dengan Imam Syafi'i. Ia adalah manusia yang paling memahami kitab Allah Azza wa Jalla dan Sunnah Rasul SAW, serta sangat peduli terhadap hadits beliau."

Karabisy berkata, "Imam Syafi'i adalah rahmat bagi umat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam."

Dubaisan berkata, "Saya pernah bersama Ahmad bin Hambal di Masjid Jami' yang berada di kota Baghdad, yang dibangun oleh Manshur, kemudian saya datang kepada Husain (Karabisy) lalu bertanya, 'Bagaimana pendapatmu tentang Syafi'i?' Dia mengatakan, 'Seperti apa yang saya katakan bahwa ia memulai dengan Kitab (Al Qur'an), Sunnah dan Ittifaq. Kami dan orang-orang terdahulu sebelum dia tidak mengetahui apa itu Kitab dan Sunnah, hingga kami mendengar dari Imam Syafi'i tentang Kitab, Sunnah dan Ijma'." 

Humaidi berkata, "Kami pernah ingin mendebat pengikut rasionalis (aliran yang mengedepankan rasio dalam segala urusan), tetapi kami tidak mengetahui bagaimana cara untuk mengalahkannya. Lalu Imam Syafi'i datang kepada kami, sehingga kami dapat memenangkan perdebatan." 

Imam Ahmad bin Hambal berkata, "Saya tidak pernah melihat seseorang yang lebih fakih terhadap Kitab Allah daripada pemuda Quraisy ini, ia adalah Muhammad bin Idris Syafi'i."

Ibnu Rahawaih pernah ditanya, "Menurut pendapatmu, bagaimanakah Imam Syafi'i dapat menguasai kitab ini dalam usia yang masih belia?" Ia menjawab, "Allah Subhanahu wa Ta'ala mempercepat akalnya karena umurnya yang pendek."

Rabi'i berkata, "Kami pernah duduk di majelis Syafi'i setelah beliau meninggal dunia di Basir, tiba- tiba datang kepada kami seorang Arab badui. Ia mengucapkan salam lalu bertanya, 'Di manakah bulan dan matahari majelis ini?' Kami menjawab, 'Beliau telah wafat'. Tiba-tiba ia menangis lalu berkata, 'Semoga Allah merahmatinya dan mengampuni dosa-dosanya. Sungguh beliau telah menyingkap hujjah yang tertutup, telah merubah wajah orang-orang yang ingkar dan juga telah membuka kedok mereka, serta telah membuka pintu kebodohan dengan penjelasannya'. Kemudian Arab badui itu beranjak pergi."


 
Ngopi Ngolah Pikiran

Ads by Google Pasang Iklan Klik Disini
  • Bidadari Syurga dari Minang
  • Tiga Pelajaran dari Burung
Blogger and WriterCreator Lampung yang masih harus banyak belajar.

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.
Daftar Baca :
  • Kitab Mengingat Mati
  • 5 Khasiat Surat Al Insyiroh
  • Sejarah Turunnya Al Qur'an
Sαƙʅαɾ Jιɯα - ⓢⓤⓑⓐⓡⓓⓘ.ⓒⓞⓜ Developed by Jago Desain