Download Aplikasi SantriLampung.

You may want to read this post:

Rencananya Gusti Allah

Syurga dan Neraka

Sahabat SaklarJiwa yang beriman, Allah berencana menjadikan surga dan neraka, yang akan ditempati antara lain oleh manusia. Untuk menentukan siapa yang menjadi penghuni surga dan siapa yang menempati neraka, maka Allah membuat "aturan main' yang harus ditaati, yaitu sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadits. 

Manusia yang patuh melaksanakan "aturan main" ini, dijanjikan Nya menjadi penghuni surga. Sebaliknya, manusia yang selalu melanggar "aturan main" ini, akan dicampakkan-Nya ke dalam neraka. Dengan demikian, hidup manusia di dunia sebenarnya adalah babak prakualifikasi" untuk menentukan tempat tinggalnya nanti di akhirat. 

Dan di sana, karena kita semua telah diberi-Nya kesempatan dan peluang yang sama pada waktu hidup di dunia, di mana pun kita ditempatkan-Nya, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Masing-masing orang akan menghisab dirinya sendiri, dengan membaca kitab amal perbuatannya selagi hidup di dunia, yang akan digantungkan di lehernya masing masing [Al-isra' (17):13-14]. 

Maha Suci Allah yang di tangan-Nya lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, Su paya Dia mengují kamu, slapa di antara kamu yanglebih baik amalnya. [Al-Mulk (67):1-2]

Ujian & Aturan Main

Sahabat Mbah Kholil Al Andalasi yang beriman; ketahuilah bahwa sekali kali Allah tak akan pernah berhenti menguji keuletan manusia dalam mematuhi aturan main yang ditentukan-Nya. Oleh karena itu kita harus mengetahui di mana letaknya ujian itu, dan bagaimana agar dapat lulus dari ujian Allah itu. Kegagalan menghadapi ujian Allah, seringkali terjadi karena kelengahan hati, yaitu tidak menyadari bahwa masalah yang dihadapi itu sebenarnya adalah merupakan ujian-Nya. Perhatikan ilustraai berikut; Bila hati diibaratkan sebuah benteng, dan ujian Allah diibaratkan musuh yang akan menguasai benteng, maka musuh akan dengan mudahnya masuk ke dalam benteng bila pertahanan benteng itu lemah. Atau bila di dalam benteng sedang ada "kericuhan," maka musuh pun tanpa kesulitan yang berarti akan dapat menguasainya. Tetapi bila benteng itu selalu dalam kondisi siaga untuk bertempur, maka musuh pun akan kesulitan untuk menaklukannya. Dengan demikian, bila kita selalu mengantisipasi datangnya ujian Allah, yaitu dengan cara selalu mengisi hati dengan keyakinan-keyakinan ketuhanan, maka insya Allah kita akan dapat selalu lulus dari ujian-ujian-Nya. Sejalan dengan ini, seorang ahli hikmah mengibaratkan kehidupan dunia seperti mencarí madu lebah. Pawang yang pintar akan dengan mudah mengambil madu lebah tanpa terkena sengatannya, sementara yang bukan pawang, hanyalah mendapat sengatannya. [ ujían ujian Alah itu jawabannya telah tersedia dalam Al Qur'an dan Hadits. Oleh karena itu, supaya kita dapat selalu lulus dari ujian-Nya, maka tídak ada jalan lain selain daripada memahami Al Qur'an dan Hadits dengan baik ]. 

Harta bukan Kesuksesan

Sahabat Mbah Bardi Rohimakumullah; Orang yang sukses dalam hidup di dunia, bukanlah orang yang berhasil mengumpulkan harta yang banyak atau pun meraih pangkat yang tinggi, tetapi orang yang sukses hidup nya adalah orang yang berhasil mengumpulkan pahala yang banyak. 

Perhatikanlah sabda Rasulullah berikut : "Adapun 'orang-orang yang tinggí besar' *) itu, akan di hadapkan di hari kiamat, sedangkan nilai tímbangan nya di sísi Allah tidak lebih dari sehelai sayap seekor nyamuk. " 

*) 'orang-orang yang tinggi besar itu dimaksudkan sebagai ejekan terhadap orang yang merasa besar karena kedudukannya, merasa tinggi karena pangkatnya, serta menggelembungkan diri karena kekayaannya. 

Usaha yang harus dilakukan agar dapat mengumpulkan pahala yang banyak sebagaimana dimaksud di atas, yaitu dengan jalan mentaati aturan-aturan--Nya secara sadar (lillahi ta'ala); baik aturan mengenai kewajiban manusia terhadap Tuhan, maupun aturan mengenai kewajiban manusia terhadap manusia lainnya, tehadap makhluk hidup terhadap alam dan lain sebagainya. Hal ini memang tidak mudah, tetapi kelak akan berbuah kenikmatan yang luar biasa. Ingatlah pada waktu kita di bangku sekolah dahulu. Bukankah ketika itu kita membenci sekolah dan sering menghayalkan kebebasan? Ha! Hampir semua pengalaman haha...  Lantas apakah dengan begitu akan mencapai derajat yang baik di masyarakat bila pada waktu itu mogok meneruskan sekolah? Tentu tidak. Olek karena itu, bersabarlah dalam berjuang menjalani aturan Allah sebagaimana yang telah berhasil kita lakukan waktu menjalani sekolah dahulu. Kelak suatu saat kita akan mengetahui betapa bergunanya nasihat SaklarJiwa ini. Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh Tirmizi, Rasulullah saw. bersabda bahwasanya Allah telah berfirman : "Telah Kusediakan balasan untuk hamban-Ku yang saleh apa-apa yang belum pernah dilihatnya, dan belum pernah didengarnya; malahan tak pernah terangan-angan di dalam pikirannya." 

Renungkan pula baik-baik ayat-ayat Al-Qur'an berikut ini : 

Barangsiapa di antara kamu yang patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mengerjakan perbuatan baik, niscaya akan Kami berikan pahala dua kali lipat, dan untuk mereka Kami sediakan rezeki yang banyak. Al-Ahzab (33):31 

Barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dantidak (pula) mereka bersedih hati. Al-Baqarah (2):38 

Hal orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Al-Anfal (8):29 

Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah me masukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya, dan baginya siksa yang menghinakan. An-Nisaa' (4):13, 14

Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya mereka itu bersama sama dwngan orang yang di anugerahi nikmat oleh Allah, yaitu nabi-nabi, para shadiqiin, orang-orang shaleh, dan mereka itulah teman sebaik-baiknya. An-Nisa' (4):69

Bacajuga : Memupuk Keyakinan


Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.
Sαƙʅαɾ Jιɯα - ⓢⓤⓑⓐⓡⓓⓘ.ⓒⓞⓜ Developed by Jago Desain