Sponsored MAGNIT PENARIK RIZKI
www.adarezeki.com
Amalkan ini, buka jalan rezekimu. Semakin cepat lekas mendapat.

You may want to read this post:
Sponsored Rahasia Panjang Umur Gratis
www.amalanku.com
Terpercaya dengan tingkat akurasi tinggi

Begini Cara Allah Membimbing Manusia

Al-Qur’an adalah nikmat Allah yang terbesar. Kitab ini datang membawa nasehat, obat, petunjuk dan rahmat dari Allah Subhanahu wata'ala, seperti dalam firman-Nya,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (al-Quran) dari Tuhan-mu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” (QS.Yunus:57).

Namun jika kita melihat lebih dalam, ayat ini ingin menceritakan empat tahapan Al-Qur’an dalam membimbing dan mendidik manusia menuju kesempurnaan diri. Empat tahapan itu adalah,

1. Tahapan nasehat.

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (al-Quran) dari Tuhan-mu..”

2. Tahapan penyembuhan dan penyucian ruh manusia dari segala bentuk penyakit dan sifat-sifat buruk.

“penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada…”

3. Tahapan pemberian hidayah (petunjuk) setelah penyucian ruh dari segala penyakit diatas.

“dan petunjuk…”

4. Tahapan terakhir yang menjadikan manusia layak untuk mendapatkan rahmat dan nikmat Allah subhanahu wata'ala.

“serta rahmat bagi orang yang beriman..”

Setiap tahapan diatas berjalan secara tertib sesuai dengan urutannya. Yakni Al-Qur’an memberi nasehat kepada manusia, lalu membersihkan hati mereka dari dosa dan sifat-sifat buruk, kemudian menghidupkan hati mereka dengan cahaya hidayah sehingga mereka layak mendapatkan rahmat dan nikmat Allah Subhanahu wata'ala

Maka Al-Qur’an adalah satu-satunya solusi untuk menyelesaikan segala urusan pribadi maupun masyarakat.

Al-Qur’an adalah satu-satunya obat bagi hancurnya moral dan akhlak mereka. Namun sayangnya manusia sibuk mencari solusi dari berbagai pemikiran dan menjadikan Al-Qur’an sebagai buku bacaan saja. Mereka tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai buku panduan yang harus dipikirkan dan dipraktekkan. Padahal tidak ada teori yang mampu menyelesaikan problem masyarakat ini selain teori suci dari Al-Qur’an.

Semoga kita dapat memiliki perhatian yang lebih terhadap Al-Qur’an dan selalu memposisikannya sebagai nikmat terbesar dari Allah Subhanahu wata'ala.

Jangan bangga dengan banyaknya warisan, besarnya harta kekayaan dan mulianya nasab keturunan karena modal yang sebenarnya adalah Al-Qur’an. Sungguh kitab ini lebih berguna dari semua yang mereka kumpulkan.

Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.
 
Membelai Jiwa

Ads by Google Pasang Iklan Klik Disini
Sponsored MEDIA ILMU
www.mediailmuku.com
Rumah Belajar xoxok untuk keluarga. Mempermudah membentuk karakter keluarga taqwa..

Sponsored Rahasia Awet Muda
www.amalanku.com
Tanpa.Kosmetik Mahal. Tanpa operasi Plastik.
Daftar Baca :
Sαƙʅαɾ Jιɯα - ⓢⓤⓑⓐⓡⓓⓘ.ⓒⓞⓜ Developed by Jago Desain