• ENSIKLOPEDI MAS MULUK

    Assalamu'alaikum wr. wb.!, Selamat datang di Ensiklopedi Mas Muluk : Aku ini bukan seorang ulama' atau ahli bahasa dan bukan ahli tafsir, serta bukan pula sosok orang yang memahami 14 (empat belas) Ilmu.

  • ENSIKLOPEDI MAS MULUK

    Berangkat dari keprihatinanku terhadap krisisnya pemahaman Islam ditengah masyarakat terutama di kalangan remaja; dari situlah aku ciptakan halaman yang sederhana ini dengan harapan dapat memberikan pemahaman dan hasanah bagi para remaja serta masyarakat luas.

  • ENSIKLOPEDI MAS MULUK

    Aku ciptakan halaman ini bukan untuk menggurui akan tetapi aku hanya ingin berbagi apa-apa yang sudah aku dapati supaya yang belum tahu menjadi mengerti, yang lupa menjadi ingat kembali, yang sudah mengerti menjadi semakin mengerti dan faham.

  • ENSIKLOPEDI MAS MULUK

    Kesempurnaan hanya milik Allah semata, karenanya kritik dan saran yang bersifat membangun selalu Mas Muluk harapkan guna lebih baiknya halaman ini dimasa mendatang.

  • ENSIKLOPEDI MAS MULUK

    akhirnya, semoga apa yang saya sajikan dapat menjadi nilai dakwah yang melahirkan fahala, juga semoga dapat mendatangkan manfaat yang banyak bagi kalian para pembaca. amiin. Wassalamu'alaikum wr. wb.

  • ENSIKLOPEDI MAS MULUK

    Hubungi CEO and Founder jika terjadi hal-hal yang sekiranya tidak patut untuk disajikan pada halaman ini melalui email Admin di masmuluk@gmail.com / irmuluk@gmail.com / 0896 909 444 17

Definisi Unus testis Nullus testis

Oleh : Kholil Khoirul Muluk | Bismillahi Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,


Anda-anda yang sedang atau pernah kuliah di jurusan hukum mungkin pernah mendengar ungkapan ‘unus testis nullus testis’. ya, ungkapan ini bermakna satu orang saksi bukanlah saksi. artinya dalam suatu pemeriksaan harus ada lebih dari seorang saksi, jika hanya ada satu saksi saja maka kesaksiannya tidak dapat diterima, karena satu saksi bukanlah saksi.

beberapa waktu lalu dosen saya mengatakan bahwa ungkapan ini ternyata ‘dipinjam’ dari dunia kedokteran. ‘testis’ yang dimaksud disini adalah buah zakar pria, dimana setiap pria mempunyai dua buah zakar. jika hanya ada satu saja, maka itu bukanlah ‘testis’. ungkapan ini kemudian dianalogikan ke bidang hukum menjadi bermakna seperti yang saya tulis di paragraf awal.